Waket Komisi I DPRD Barito Utara Apresiasi Bimtek SPMB demi Transparansi Pendidikan
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Barito Utara, Naruk Saritani, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027. Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Barito Utara tersebut diselenggarakan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Muara Teweh pada Kamis (23/4/2026). Langkah ini dinilai sebagai terobosan positif dalam memperkuat kualitas layanan pendidikan melalui sistem yang lebih modern dan terintegrasi.
Politisi dari PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa penerapan sistem berbasis digital dalam penerimaan siswa baru merupakan instrumen penting untuk menjaga integritas institusi pendidikan. Dengan adanya aplikasi SPMB, diharapkan praktik-praktik tidak transparan dapat diminimalisir sehingga tercipta rasa keadilan bagi seluruh calon peserta didik. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif Dinas Pendidikan dalam melaksanakan Bimtek ini. Penerapan sistem berbasis digital seperti SPMB sangat penting untuk mencegah praktik yang tidak transparan serta menjamin keadilan bagi seluruh calon peserta didik,” ujar Naruk Saritani, Jumat (24/4/2026).
Naruk memandang bahwa transformasi digital di sektor pendidikan adalah tuntutan zaman yang tidak bisa ditunda lagi demi pelayanan publik yang lebih prima. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan teknologi tersebut sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia yang mengoperasikannya di lapangan. Oleh karena itu, pelatihan bagi para operator sekolah dianggap sebagai langkah strategis untuk memastikan sistem berjalan tanpa kendala teknis yang berarti saat masa pendaftaran dimulai.
Menurutnya, pemahaman mendalam yang dimiliki para tenaga teknis akan berdampak langsung pada tingkat akurasi data siswa yang masuk ke sistem. Minimnya kesalahan input data akan sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan kepastian layanan pendidikan bagi anak-anak mereka. “Bimtek ini sangat strategis karena membekali para operator dan tenaga teknis dengan pemahaman yang baik terkait penggunaan aplikasi. Dengan begitu, potensi kesalahan input data dapat diminimalisir dan pelayanan kepada masyarakat bisa lebih optimal,” tambahnya di sela kegiatan Rapat Paripurna DPRD.
Selain kesiapan teknis di internal sekolah, Naruk juga mengingatkan pentingnya komunikasi publik yang efektif dan masif dari pihak dinas maupun sekolah kepada para orang tua murid. Sosialisasi yang luas diperlukan agar masyarakat tidak merasa asing dengan mekanisme pendaftaran berbasis daring yang akan diterapkan secara penuh. “Jangan sampai sistem yang sudah baik justru tidak dimanfaatkan maksimal karena kurangnya informasi. Sekolah dan dinas harus aktif memberikan edukasi kepada masyarakat,” tegasnya dengan penuh penekanan.
Naruk berharap program peningkatan literasi digital bagi tenaga pendidik ini dapat terus berlanjut secara konsisten di masa depan. Sebagai perwakilan rakyat, ia berkomitmen bahwa legislatif akan senantiasa mendukung kebijakan yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan serta transparansi birokrasi di Barito Utara. “Ke depan, kami di DPRD akan terus mendukung program-program yang mendorong peningkatan mutu pendidikan, termasuk pemanfaatan teknologi dalam sistem penerimaan murid baru,” pungkasnya menutup pernyataan.

Posting Komentar