Iklan

Ketua Komisi II DPRD Barito Utara Beri Dukungan Penuh Terhadap Studi Tiru Pertanian ke Nganjuk

00:00
00:00


Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Taufik Nugraha, menyampaikan apresiasi dan dukungan positif atas langkah strategis Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang melakukan studi tiru ke Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Dukungan ini disampaikan pada Jumat (24/4/2026) sebagai respons atas kunjungan kerja yang dipimpin oleh Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya serius daerah dalam mengadopsi keberhasilan Nganjuk sebagai sentra bawang merah nasional.

Menurut Taufik Nugraha, pemilihan Kabupaten Nganjuk sebagai lokasi rujukan merupakan strategi yang sangat tepat untuk memperkuat sektor agraris di Barito Utara. Fokus utama yang disoroti adalah bagaimana Nganjuk mampu mengelola komoditas unggulan dari hulu hingga hilir secara profesional. Ia berharap pengalaman yang didapat dari Jawa Timur dapat menjadi inspirasi untuk meningkatkan produktivitas serta daya saing komoditas lokal di wilayah Barito Utara.

“Kami di DPRD tentu sangat mendukung kegiatan studi tiru ini. Nganjuk telah terbukti berhasil dalam mengembangkan sektor pertanian, khususnya bawang merah, mulai dari proses budidaya hingga pengelolaan pascapanen. Ini menjadi contoh yang sangat baik untuk diterapkan di Barito Utara,” ujar Taufik Nugraha dalam pernyataan resminya kepada media.

Lebih lanjut, politisi tersebut menekankan bahwa kunci sukses Nganjuk tidak hanya terletak pada melimpahnya hasil panen, tetapi juga pada integrasi teknologi modern dalam manajemen pertanian. Ia mendorong jajaran eksekutif untuk segera merumuskan program konkret agar hasil studi tersebut tidak berhenti pada tingkat wacana. Adaptasi teknologi dan inovasi dianggap sebagai elemen krusial untuk menghadapi tantangan dunia pertanian yang semakin dinamis dan kompetitif saat ini.

“Kunci keberhasilan pertanian saat ini ada pada inovasi, teknologi, dan manajemen yang baik. Kami berharap pemerintah daerah dapat mengadaptasi pola yang sesuai dengan kondisi daerah kita, sehingga hasilnya benar-benar optimal,” tambahnya. Ia juga menekankan perlunya penguatan sinergi antara pemerintah, lembaga legislatif, dan kelompok tani agar implementasi teknologi di lapangan dapat berjalan seiring dengan kebutuhan nyata para petani di daerah.

Taufik menutup pernyataannya dengan harapan agar langkah kolaboratif ini mampu membuka pintu kerja sama antar daerah yang lebih luas guna mendongkrak kesejahteraan petani lokal. Dengan manajemen yang lebih modern, sektor pertanian diharapkan mampu memberikan kontribusi yang jauh lebih signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Barito Utara. Sebagaimana diketahui, studi tiru tersebut juga mencakup peninjauan pabrik pengolahan beras modern sebagai upaya untuk meningkatkan nilai jual produk pertanian di pasaran.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  •  Ketua Komisi II DPRD Barito Utara Beri Dukungan Penuh Terhadap Studi Tiru Pertanian ke Nganjuk
  •  Ketua Komisi II DPRD Barito Utara Beri Dukungan Penuh Terhadap Studi Tiru Pertanian ke Nganjuk
  •  Ketua Komisi II DPRD Barito Utara Beri Dukungan Penuh Terhadap Studi Tiru Pertanian ke Nganjuk
  •  Ketua Komisi II DPRD Barito Utara Beri Dukungan Penuh Terhadap Studi Tiru Pertanian ke Nganjuk
  •  Ketua Komisi II DPRD Barito Utara Beri Dukungan Penuh Terhadap Studi Tiru Pertanian ke Nganjuk
  •  Ketua Komisi II DPRD Barito Utara Beri Dukungan Penuh Terhadap Studi Tiru Pertanian ke Nganjuk

Posting Komentar