Waspada Bersama: Ditpolairud Polda Kalteng Libatkan Masyarakat Pesisir dalam Perangi Terorisme dan Radikalisme
Buntok, Kalimantan Tengah – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan nasional dan memperkuat ketahanan masyarakat dari ancaman laten, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Tengah aktif menyambangi komunitas di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito. Melalui kegiatan patroli dan sosialisasi yang dilaksanakan oleh personel Kapal Polisi XVIII-2001 pada Jumat, 20 Februari 2026, fokus utama adalah memberikan edukasi mendalam mengenai bahaya terorisme dan paham radikalisme anti-Pancasila yang dapat mengancam keutuhan bangsa. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari komitmen Polda Kalteng untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, khususnya di wilayah perairan yang sering menjadi jalur pergerakan.
Inisiatif strategis ini merupakan implementasi langsung dari pesan penting Bapak Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si. Beliau menggarisbawahi urgensi kesadaran kolektif dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Menurut Kapolda, masyarakat adalah garda terdepan yang krusial dalam upaya pencegahan penyebaran ideologi-ideologi ekstrem yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur Pancasila. Keterlibatan aktif warga pesisir dan komunitas maritim diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tangguh terhadap infiltrasi paham radikal yang merusak sendi-sendi kebangsaan.
Senada dengan pesan Kapolda, Direktur Polairud Polda Kalteng Kombes Pol. Dony Eka Putra, S.I.K., M.H., turut menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan dan pemahaman masyarakat. Beliau secara tegas mengajak seluruh warga untuk tidak hanya memahami, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pemahaman yang kuat terhadap Pancasila menjadi benteng ideologi yang kokoh melawan segala bentuk ekstremisme dan upaya-upaya destruktif yang mencoba memecah belah persatuan.
Selama interaksi dengan warga, personel dari Kapal Polisi XVIII-2001 Polda Kalteng tidak hanya menyampaikan imbauan, tetapi juga memberikan penjelasan komprehensif dan interaktif. Materi edukasi mencakup definisi bahaya terorisme dan radikalisme secara detail, ciri-ciri atau indikator penyebarannya di tengah masyarakat, serta langkah-langkah praktis yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengidentifikasi dan mencegah masuknya paham tersebut ke lingkungan mereka. Personel juga membuka sesi tanya jawab untuk memastikan pemahaman optimal dari warga, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah DAS Barito, salah satu urat nadi penting di Kalimantan Tengah.
Dengan serangkaian kegiatan edukatif dan persuasif ini, Ditpolairud Polda Kalteng menaruh harapan besar. Tujuan akhirnya adalah meningkatkan kesadaran publik secara menyeluruh serta memantik partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang damai dan aman. Pencegahan penyebaran paham radikalisme di seluruh wilayah Kalimantan Tengah, khususnya di daerah-daerah pesisir dan perairan, menjadi prioritas utama. Ini adalah langkah nyata Polda Kalteng dalam membangun ketahanan sosial dan ideologi terhadap ancaman ideologi berbahaya, demi terwujudnya masyarakat yang Pancasilais dan sejahtera.
Posting Komentar