Membangun Benteng Ketahanan Keluarga: Strategi Pencegahan Radikalisme pada Anak dan Remaja di Era Digital

00:00
00:00
thumbnail

Di era modern yang dipenuhi derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi digital, ancaman penyebaran paham radikalisme telah menjadi isu mendesak yang membutuhkan perhatian serius, khususnya terhadap generasi anak dan remaja. Menyikapi tantangan ini, Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Utara mengambil langkah proaktif dengan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi yang berfokus pada penguatan peran keluarga sebagai garda terdepan. Acara penting ini berlangsung pada Kamis (19/2/2026) di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, dan dihadiri oleh jajaran pemimpin dari berbagai organisasi kewanitaan serta instansi pemerintahan daerah, menandakan komitmen kolektif dalam melindungi masa depan Barito Utara dari bahaya radikalisme.

Ketua TP PKK Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, dalam pidato pembukaannya secara tegas menyatakan bahwa sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat merupakan pilar utama dalam menangkal penyebaran radikalisme di kalangan generasi muda. Beliau menjelaskan bahwa radikalisme bukan sekadar ideologi sempit, melainkan juga cara pandang yang penuh intoleransi dan cenderung menghalalkan kekerasan, sebuah sikap yang fundamental bertentangan dengan nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar negara Indonesia yang beragam. Maya Savitri Shalahuddin menggarisbawahi urgensi untuk membekali generasi muda dengan wawasan kebangsaan yang kokoh, pemahaman agama yang moderat, serta kemampuan berpikir kritis. Keterampilan ini krusial agar mereka tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang menyesatkan, terutama yang banyak beredar di media sosial. Sinergi antara orang tua sebagai pengawas utama, sekolah sebagai lembaga pendidikan, dan lingkungan masyarakat yang inklusif, toleran, serta harmonis, menjadi kunci esensial dalam membentuk karakter anak yang berintegritas dan tangguh menghadapi ancaman radikalisme.

Untuk memperkaya pemahaman para peserta sosialisasi, Iptu Ganjar Satriono, S.Sos, Panit Satgas Wilayah Kalteng dari Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri, memaparkan secara rinci mengenai modus operandi penyebaran paham radikalisme dan bahayanya. Beliau menyoroti bagaimana kelompok radikal kini secara aktif memanfaatkan platform digital dan media sosial, mengemas konten mereka dengan cara yang persuasif untuk menjaring generasi muda. Modus yang sering digunakan adalah mengeksploitasi isu-isu sosial, keagamaan, atau ketidakpuasan tertentu untuk menyebarkan narasi intoleransi dan kebencian. Iptu Ganjar Satriono juga memberikan informasi penting mengenai tanda-tanda awal paparan radikalisme, seperti perubahan sikap yang ekstrem, kecenderungan menarik diri dari lingkungan sosial, mudah mengkafirkan atau menyalahkan pihak lain, serta menunjukkan sikap intoleran terhadap perbedaan. Oleh karena itu, keluarga memegang peranan vital untuk lebih peka terhadap setiap perubahan perilaku anak, membangun komunikasi yang terbuka, menanamkan nilai-nilai toleransi sejak dini, serta melakukan pengawasan aktivitas digital mereka secara bijak dan bertanggung jawab. Pencegahan radikalisme, ditegaskannya, harus dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu rumah.

Sosialisasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman para peserta mengenai ancaman radikalisme yang laten, tetapi juga memperkuat komitmen bersama seluruh elemen masyarakat Barito Utara dalam menjaga persatuan bangsa, memperkokoh nilai-nilai kebangsaan, dan secara aktif menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga religius, nasionalis, toleran, dan berakhlak mulia. Dengan demikian, Kabupaten Barito Utara dapat terus menjaga kedamaian, kerukunan, dan stabilitas sosial di tengah berbagai tantangan zaman yang terus berkembang.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • <b>Membangun Benteng Ketahanan Keluarga: Strategi Pencegahan Radikalisme pada Anak dan Remaja di Era Digital</b>
  • <b>Membangun Benteng Ketahanan Keluarga: Strategi Pencegahan Radikalisme pada Anak dan Remaja di Era Digital</b>
  • <b>Membangun Benteng Ketahanan Keluarga: Strategi Pencegahan Radikalisme pada Anak dan Remaja di Era Digital</b>
  • <b>Membangun Benteng Ketahanan Keluarga: Strategi Pencegahan Radikalisme pada Anak dan Remaja di Era Digital</b>
  • <b>Membangun Benteng Ketahanan Keluarga: Strategi Pencegahan Radikalisme pada Anak dan Remaja di Era Digital</b>
  • <b>Membangun Benteng Ketahanan Keluarga: Strategi Pencegahan Radikalisme pada Anak dan Remaja di Era Digital</b>

Posting Komentar